Minggu, 09 Mei 2010

“AMAN DALAM DEKAPAN TUHAN”

“Allah yg abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yg kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah” (Ulangan 33:27)! Rasanya tidak ada rasa aman di muka bumi ini. Mau ke pasar, takut ditodong. Tinggal di rumah, takut dimaling/rampok, anak-anak ke sekolah, takut diculik dan dibunuh. Terus di mana tempat yg aman? Mungkin Anda tidak bergumul dengan perasaan itu, tetapi sebagian orang ya. Sekarang ini kita mau merenungkan kembali akan janji Allah yg melindungi kita. Allah adalah tempat yg aman! Tidak ada pilihan lain. Sistem sekuritas ini tiada duanya. Anda juga tidak mempunyai pilihan lain, sebab terbukti tidak ada sistem perlindungan yg ampuh yg dapat memjamin. Bahkan seorang presiden pun masih belum merasa aman seratus persen manakala sedang menjalankan tugas kenegaraan. Tetapi Allah menjanjikannya buat kita. Lalu apa jaminan dari setiap janjiNya? Siapakah yg melepaskan orang Israel dari kejaran tentara Firaun? Siapakah yg mengatupkan mulut singa ketika Daniel berada di dalam gua? Siapakah yg melepaskan Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dari perapian yg menyala? Bukankah Allah yg melakukannya?
HAL YANG MENARIK DARI BERKAT MUSA DALAM ULANGAN 33 : 12 Tentang Benyamin ia berkata: "Kekasih TUHAN yg diam pada-NYA dengan tenteram! TUHAN melindungi dia setiap waktu dan diam di antara lereng-lereng gunungnya." Musa menyebut Benyamin sebagai kekasih TUHAN. Sebutan yg sangat indah ini diberikan sebab Benyamin adalah saudara kandung Yusuf – anak Yakub dari istri yg dicintainya Rahel (Kej. 29:18 lihat juga 35:22-29), kisah ini menjadi gambaran TUHAN YESUS. Kita sebagai “Benyamin” yg boleh bersandar dengan aman di dalam TUHAN. Dunia memang banyak masalah, dan itu tidak bisa kita hindari (Maz. 34:20 Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;) . Kita aman berada di dalam TUHAN YESUS, sehingga ketika masalah datang. Masalah itu diselesaikan TUHAN, kita tidak perlu cemas atau sibuk menangkisnya. Tuhan Yesus adalah yg sulung dari banyak saudara (Roma 8:29). Tentu kita penasaran, seperti apakah perlindungan yg dijanjikan TUHAN ini?
MAZMUR 91 : 3 – 6 Jerat penangkap burung merupakan jerat yg dipasang oleh orang yg tidak menyenangi kita. Misalnya ada orang yg ingin menjegal kita di dalam bisnis, sehingga kita yg tidak salah bisa dinyatakan bersalah. TUHAN adalah “penasehat hukum” yg terbaik, yg bukan saja membela kita, tetapi juga menghindarkan kita dari jerat tersebut. Perlindungan lainnya yg diberikan TUHAN adalah agar kita terlepas dari penyakit sampar. Dua kali penyakit sampar disebut dalam ayat-ayat di atas, tetapi ada perbedaan di antara keduanya. Penyakit sampar yg busuk (ayat 3) adalah penyakit biasa yg menyerang kesehatan kita. Sedangkan penyakit sampar yg berjalan di dalam gelap adalah “penyakit” yg disebabkan oleh kuasa gelap. Sedangkan berkat ketiga yg diterima Benyamin di dalam Ulangan 33:12 adalah “diam di antara lereng-lereng gunungnya.” Di dalam Alkitab NIV “rests between HIS shoulders” atau bersandar di antara kedua bahu TUHAN, yakni di dada TUHAN (Yesaya 66:12-14). Bahu adalah lambang kekuasaan atau kekuatan. Kekuatan TUHAN sangat berbeda dengan kekuatan manusia yg sangat terbatas. Di dalam dekapan TUHAN, perlindungan sempurna kita rasakan. Berkat yg dijanjikan Tuhan atas Benyamin, telah menjadi berkat bagi kita adalah saudara sekandung dengan Yesus.
1 KORINTUS 15 : 20, TUHAN YESUS yg mati dan bangkit untuk menyelamatkan kita adalah Kakak Sulung orang2 beriman. Ciri lain bahwa kita dan YESUS adalah saudara sekandung adalah adanya kemiripan, baik dalam tindakan, tutur kata, maupun iman. Ciri TUHAN YESUS yg sangat menonjol adalah penuh kasih, sebab DIA adalah Kasih. Kasih itu harus Nampak dalam kehidupan kita. @ Ditemani oleh suaminya, seorang istri yg tengah hamil pertama berkonsultasi ke dokter kandungan tentang proses persalinan agar mudah melahirkan dan anak sehat. Dokter menganjurkan agar sang suami mengajak istrinya jalan kira-kira satu dua kilometer sehari agar proses persalinan menjadi lebih mudah. Dengan antusias, sang suami ingin “menuruti” saran dokter. Dia bertanya, “Dokter, bolehkah istri saya berjalan sambil memanggul stik golf?” Bukannya sayang istri, ternyata sang suami malah mau memanfaatkan istrinya sebagai caddy! @ Dua keranda sedang dalam perjalanan ke arah pekuburan, diiringi oleh seorang wanita yang berjalan di belakangnya. Sedangkan di belakang wanita itu berjalan banyak perempuan lainnya membentuk satu barisan panjang. Ketika ada yang bertanya siapa yang meninggal, wanita itu menjawab, bahwa itu adalah suami dan ibu mertuanya, yang meninggal karena digigit anjing. Digigit anjing? Penanya tertarik dan ingin meminjam anjing istimewa itu, siapa tahu suami dan mertuanya akan bernasib sama dengan suami dan mertua wanita itu. Dia bertanya, “bolehkah saya meminjam anjing Ibu?” Wanita itu menjawab, bahwa si penanya itu harus antri paling belakang, karena para wanita yg membentuk barisan itu semuanya sudah antri ingin meminjam anjingnya! Kedua ilustrasi di atas adalah contoh orang-orang yg bukan saudara kandung YESUS.
LUKAS 15 : 20, Seandainya kita telah jauh dari TUHAN dan hidup dalam dosa, bagaimana agar kita mendapat pelukan TUHAN? Kita perlu mendekat kepada TUHAN seperti anak terhilang ini yg memberanikan diri pulang ke rumah ayahnya. Seberapa jauh kita sudah meninggalkan TUHAN, datanglah kepada-NYA. Anak terhilang ini tidak mempedulikan resikonya, yg penting dia mau datang mendekati ayahnya. Saat ayahnya melihatnya, sang ayah berlari mendekatinya dan merangkul anaknya yg telah beberapa waktu lamanya meninggalkannya. Seberapa besar dosa yg telah kita perbuat, kalau kita memberanikan diri datang kepada TUHAN, memohon dipeluk TUHAN seperti Yusuf memeluk Benyamin, maka TUHAN akan memeluk kita. Tidak ada yg lebih indah dari pelukan TUHAN, yg menyediakan perlindungan dan berkat2NYA bagi kita, “Benyamin” yg dirindukan TUHAN. Amin.

Tidak ada komentar: